Unduh Gratis Template Surat Lamaran Kerja

Media perkenalan berisi data singkat calon pekerja, dilampirkan saat melamar pekerjaan

Daftar Template Surat Lamaran Kerja

Surat Lamaran Kerja via Email

Surat Lamaran Kerja Magang

Surat Lamaran Kerja SMA/SMK

Surat Lamaran Kerja D3

Surat Lamaran Kerja S1

Apa Itu Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah dokumen yang sengaja dibuat secara tertulis yang akan dikirimkan bersamaan dengan dokumen pendukung lainnya ke perusahaan dengan tujuan untuk melamar kerja.

Dengan adanya surat lamaran kerja, pencari kerja akan dengan mudah menunjukan rasa ketertarikan mereka terhadap sebuah lowongan pekerjaan dan posisi yang akan dilamarnya. Selain itu, dengan surat lamaran kerja tersebut Anda juga dapat meyakinkan perekrut jika kamu memang kandidat yang sesuai dengan cocok untuk posisi tersebut.

Kriteria Surat Lamaran Kerja yang Baik:

Kriteria dari surat lamaran kerja yang baik adalah wajib meliputi:

  1. Menyertakan CV dalam surat lamaran kerja yang dikirimkan kepada recruiter
  2. Dapat mengkomunikasikan segala informasi yang tidak dapat dicantumkan dalam CV maupun resume sehingga memperkuat alasan Anda pantas untuk posisi pekerjaan tersebut.

Manfaat Surat Lamaran Kerja

Dengan surat lamaran kerja tersebut, memungkinkan Anda untuk lebih terlihat menonjol dibandingkan kandidat lainnya. Hal ini lah yang membuat kemungkinan Anda lolos untuk tahapan rekrutmen selanjutnya.

Dengan adanya surat lamaran kerja yang Anda kirimkan juga akan membuat perusahaan mudah dalam:

  1. Mengenal diri Anda secara mendalam
  2. Mengetahui dengan lebih jelas kepribadian yang Anda miliki
  3. Melihat lebih detail terkait tujuan Anda melamar pekerjaan tersebut
  4. Menilai apa yang membuat motivasi Anda terbangun dalam pekerjaan tersebut
  5. Menilai apakah Anda termasuk kandidat yang akan sesuai dengan kultur perusahaan

Format Surat Lamaran Kerja

  1. Data Diri
    Dalam surat lamaran kerja data diri menjadi hal terpenting yang wajib Anda cantumkan. Tak sembarangan informasi yang dapat Anda hadirkan dalam menunjukan data diri yang Anda miliki. Anda dapat mencantumkan data diri seperti: Nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, status pernikahan maupun pendidikan terakhir yang berhasil Anda tamatkan.
  2. Kontak yang dapat dihubungi
    Selain itu, tak lupa juga mencantumkan kontak yang biasa Anda gunakan dalam melakukan komunikasi profesional. Seperti halnya nomor telepon, alamat email maupun alamat domisili tempat tinggal.
  3. Posisi pekerjaan
    Cantumkan secara lengkap pekerjaan yang akan Anda lamar dan kaitannya dengan pengalaman yang Anda miliki di pekerjaan pekerjaan sebelumnya. Tak lupa juga menyertakan beberapa prestasi yang pernah Anda raih dalam pekerjaan yang terkait dengan posisi pekerjaan tersebut. 
  4. Serta berkas pendukung surat lamaran kerja
    Jangan lupa juga untuk menyertakan semua berkas pendukung yang dikirimkan bersamaan dengan surat lamaran kerja agar lamaran kamu dapat dinilai dengan baik dan lengkap oleh recruiter.
  5. Tambahkan Informasi surat dalam mengirimkan surat lamaran kerja
    Dalam mengirimkan surat lamaran kerja, Anda wajib mencantumkan informasi terkait surat tersebut dengan sangat detail. Informasi tersebut  seperti halnya siapa penerima surat tersebut, siapa pengirim surat tersebut, tanggal surat tersebut dikirimkan serta tempat surat tersebut dibuat.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Dalam membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar terdapat beberapa cara yang mesti Anda perhatikan. Rangkaian cara berikut kami kutip dari detik,com yang menyebutkan jika cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar adalah dengan:

  1. Pastikan bahasa yang digunakan dalam surat lamaran kerja tersebut adalah bahasa yang baik dan benar, serta menggunakan bahasa yang sesuai dengan KBBI.
  2. Gunakan kata yang sopan namun resmi. Hal ini penting dilakukan karena menggunakan bahasa sehari hari dalam surat lamaran kerja tidak menunjukan profesionalitas yang Anda miliki.
  3. Hindari kalimat yang bertele-tele dan gunakan format penulisan yang tersusun rapi namun langsung menyasar pada isi dan inti dari surat tersebut.
  4. Hendaknya ditulis secara manual, agar perusahaan dapat menilai tulisan tangan kamu. Tapi sekarang surat lamaran kerja juga bisa disertakan di email, maupun berbentuk dokumen digital.
  5. Lengkapi dengan data-data yang dibutuhkan, sesuai dengan data pribadi atau data asli yang nantinya akan digunakan oleh perusahaan tempat kamu melamar kerja.
  6. Lampirkan surat pendukung lainnya seperti sertifikat pengalaman kerja. Dengan begitu kamu menunjukkan memiliki kelebihan yang orang lain tidak miliki.

Perbedaan CV dengan Surat Lamaran Kerja

Pada perbedaan CV dengan surat lamaran kerja dibutuhkan tempat dan tanggal penulisan surat, tujuan pengiriman, salam pembuka, kata pengantar, biodata pribadi yang memuat nama, alamat, nomor handphone, hingga email. Lalu diisi dengan pengalaman kerja.

Umumnya membutuhkan lampiran sebagai penambah, seperti pasfoto terbaru, fotokopi KTP, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah terakhir, fotokopi berbagai sertifikat kompetensi. Kemudian apabila Anda mengikuti sebuah kursus atau pelatihan untuk meningkatkan skill.

Jangan lupa untuk tanda tangan beserta nama lengkapnya. Sedangkan pada CV sendiri, Anda bisa menggunakan berbagai template menarik yang sudah disediakan oleh berbagai aplikasi dan website agar lebih mempermudah proses pembuatan.

Namun, jika memiliki keahlian dalam mendesain, bisa juga mendesainnya sendiri, melalui Microsoft Word. Hal yang dibutuhkan untuk membuat CV adalah isinya harus jelas dan tidak berbelit-belit sehingga mudah untuk dipahami. Umumnya, informasi yang ada di dalam Curriculum Vitae adalah nama, deskripsi diri, skill, pengalaman, serta latar belakang pendidikan dan informasi kontak.

Perbedaan Cover Letter Dengan Surat Lamaran Kerja

Hal yang membedakan kedua dokumen tersebut adalah dari segi isi. Untuk memahami perbedaannya, berikut:

  1. Tujuan
    Seorang pelamar menulis surat lamaran kerja pada perusahaan dengan tujuan melamar posisi di sana. Ketika lowongan pekerjaan diposting, pasti disertakan dalam paket aplikasi dengan dokumen lain.
    Sementara itu, kandidat membuat surat pengantar untuk menunjukkan minat mereka dalam bekerja di profesi tertentu. Berlawanan dengan surat lamaran kerja, cover letter dapat digunakan untuk melamar suatu posisi meskipun saat ini tidak ada lowongan.
  2. Fokus
    Tujuan utama surat lamaran kerja adalah untuk menunjukkan minat pelamar pada posisi yang dicari. Akibatnya, kandidat mungkin menggunakan tulisan persuasif untuk membujuk pemberi kerja agar meninjau dan menerima lamaran mereka.
    Sedangkan perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerja, di mana cover letter adalah untuk mengidentifikasi pemohon sebagai pengirimnya. Sebagian besar, cover letter dikirim secara digital. Sebagai pengantar, cover letter biasanya disertakan di badan email.
  3. Isi Surat
    Biasanya, surat lamaran kerja terdiri dari tiga komponen. Di mana kalimat pembuka berisi tujuan pelamar dan pengenalan diri.

Penjelasan mengenai kualifikasi sesuai dengan posisi yang dilamar terdapat pada paragraf kedua. Karenanya, beri tahu perekrut mengenai prestasi, pencapaian, dan bakat atau keahlian Anda untuk menarik minat mereka.

Contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bentuk Teks

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan
Bandung, 16 Januari 2022

Perihal: Lamaran Kerja

Yth.
HRD Manager PT Berkas Jaya Grup
Jl. Malang Melintang No. 9, Bandung

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan untuk posisi pemasaran yang saya dapatkan di surat kabar Harian Pos edisi 10 Januari 2022, dengan ini saya bermaksud melamar pekerjaan sebagai Staf Marketing di PT Berkas Jaya Grup.

Adapun data diri saya adalah sebagai berikut:

Nama : Abdul Syukur Saputra
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat/tgl lahir : Sleman, 11 Maret 1992
Alamat : Jl. Caang Bulan No. 2, Bandung
Pendidikan : S1 Manajemen, Universitas Padjadjaran
Telepon/HP : 0812345678

Saya berpengalaman di posisi Staf Marketing selama 3 tahun, memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang fasih, dan bisa bekerja secara mandiri maupun tim.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan kelengkapan data diri sebagai berikut:

Curriculum Vitae
Foto ukuran 3 x 4
Fotokopi KTP
Daftar Riwayat Hidup
Fotokopi Ijazah terakhir
Fotokopi SKCK
Fotokopi surat pengalaman kerja
Sertifikat
Besar harapan saya untuk dipanggil wawancara sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih rinci mengenai potensi dan kemampuan yang dimiliki.

Demikian surat lamaran kerja ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya. Atas perhatian Bapak/Ibu pimpinan, saya ucapkan terima kasih.

Berkas yang Dilampirkan Bersamaan Surat Lamaran Kerja

  1. Curriculum Vitae
    Curriculum vitae atau yang biasa disingkat CV harus menjadi salah satu berkas yang dilampirkan bersamaan saat Anda mengirimkan surat lamaran kerja kepada rekruter. Dengan CV tersebut Anda dapat dengan mudah menampilan  data diri, alamat email, nomor telepon, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan skill atau kemampuan yang dimiliki.
  2.  Portofolio
    Portofolio adalah kumpulan hasil karya yang telah dibuat selama hidup untuk menunjukkan bahwa keterampilan atau skill yang tertera di dalam CV benar adanya dan terbukti. Dengan melampirkan portofolio pada surat lamaran kerja yang Anda kirimkan, Anda dapat menunjukan skill Anda dengan detail sehingga pelamar tidak meragukan skill yang Anda miliki.
  3. Fotokopi Sertifikat-Sertifikat Keterampilan Lainnya
    Salinan sertifikat keterampilan adalah satu dari banyaknya berkas pendukung yang wajib Anda sertakan.Sertifikat ini dapat berupa sertifikat seminar, pelatihan, dan perlombaan yang berkaitan dengan posisi yang dilamar. Hal ini bisa membuat perusahaan memberi nilai tambahan untuk kandidat.
  4. Ijazah Dan Transkrip Nilai
    Berkas yang wajib dilampirkan lainnya adalah riwayat pendidikan terakhir beserta transkrip nilai. Hal ini diperlukan untuk membuktikan atau mendukung legalitas dari informasi yang telah ditulis sebelumnya di dalam curriculum vitae, surat lamaran kerja, atau cover letter.
  5. Formulir Data Pribadi dari Perusahaan
    Umumnya, perusahaan akan memberikan formulir untuk diisi oleh pelamar. Isi formulir ini berupa informasi dasar seperti data diri, riwayat pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan ekspektasi gaji. Namun, syarat ini tidak diberlakukan oleh seluruh perusahaan, hanya segelintir.
  6. Pas Foto Terbaru
    Pas foto tersebut menjadi berkas yang tak boleh ketinggalan lainnya. Anda wajib memiliki pas foto yang sesuai dengan ketentuan pekerjaan tersebut dan terlihat profesional. Pas foto terkini sendiri berguna untuk menghindari kekeliruan recruiter terhadap kondisi calon kandidat yang dinilainya.
  7. Fotokopi Kartu Identitas
    Fotokopi kartu identitas dapat menjadi syarat yang diperlukan untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan, meski tidak semua perusahaan menjadikan fotokopi kartu identitas sebagai syarat lamaran. Syarat ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk validasi data pelamar.
  8. Fotokopi SKCK
    otokopi SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian. SKCK merupakan dokumen yang menunjukkan catatan kriminalitas atau kejahatan seseorang. Untuk itu, dalam beberapa posisi pekerjaan, dokumen ini menjadi salah satu berkas dan syarat mutlak yang wajib dilampirkan oleh calon kandidat. Hal ini berguna untuk menghindari kejadian buruk yang dapat berimbas pada nama baik perusahaan.
  9.  Salinan Surat Keterangan Sehat
    Salinan surat keterangan sehat umumnya akan dibutuhkan perusahaan saat pelamar telah lulus tahap perekrutan. Namun, tak ada salahnya bila pelamar menyiapkan dokumen tersebut lebih awal yang dikirimkan bersamaan dengan surat lamaran kerja.
  10. Salinan Surat Pengalaman Kerja
    Bila pelamar memiliki riwayat kerja di perusahaan lain sebelum melamar di perusahaan terbaru, fotokopi surat pengalaman kerja dapat menjadi nilai tambahan untuk pelamar karena perusahaan tentunya akan lebih melirik calon pekerja yang memiliki pengalaman sebelumnya.
  11. Kartu AK1 (Kartu Kuning/Kartu Pencari Kerja)
    Berkas pelengkap surat lamaran kerja yang lainnya adalah adalah kartu AK1, kartu tersebut adalah kartu yang menjadi penanda jika Anda merupakan pencari kerja resmi dan terdaftar dalam instansi pemerintahan terkait.
    Untuk itu, yang berhak mengeluarkan kartu tersebut juga hanya lembaga pemerintah (Dinas Ketenagakerjaan atau Disnaker). Kartu ini biasanya dibuat dengan tujuan pendataan para pencari kerja dan memastikan kuantitas tenaga kerja di Indonesia.